'Bisa Apa Inter tanpa Ibra?'

'Bisa Apa Inter tanpa Ibra?'

- Sepakbola
Senin, 30 Agu 2010 15:41 WIB
Bisa Apa Inter tanpa Ibra?
Milan - Zlatan Ibrahimovic melancarkan perang urat syaraf kepada klub lamanya. Ia menilai bahwa sebelum kedatangannya, Nerazzuri tidak mampu memenangi trofi apa-apa.

Ibrahimovic pernah menghabiskan tiga tahun yang manis bersama Inter. Selama kurun waktu tersebut, La Beneamata berhasil meraih tiga gelar Seri A dan dua Supercoppa Italia.

Kini striker Swedia itu siap menghapus kenangan indah itu. Pasalnya Ibra kini membela klub rival berat I Biscione, AC Milan. Akhir pekan kemarin pemain kelahiran 3 Oktober 1981 itu resmi bergabung dengan Rossoneri dengan status pinjaman dari Barcelona.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibra belum bertarung secara langsung dengan mantan klub-nya. Namun ia sudah memulai 'perang urat syaraf'. Mantan pemain Ajax Amsterdam dan Juventus itu menanggapi ucapan dari kapten Inter Javier Zanetti. Ketika itu Zanetti mengatakan bahwa dia tidak kaget dengan keputusan top skorer Seri A 2008/09 itu.

Ibrahimovic menilai bahwa Zanetti tidak sepantasnya berbicara seperti itu.Β  "Inter telah menempuh jalan mereka sendiri. Mereka memang tak perlu memikirkan saya. Namun sebelum Ibrahimovic datang, mereka tidak pernah memenangi apa pun. Saya berharap kata-kata ini datang secara alami dari seorang Zanetti. Andai saya jadi dia, saya akan berbicara hal-hal baik soal Ibrahimovic," tutur Ibra seperti dikutip dari Football-Italia.

"Saya sudah menjalani 3 tahun yang sangat indah bersama Nerazzurri, namun kini yang saya pikirkan hanyalah Milan, jadi saya ingin tampil di derby dan memenangi semuanya."

Ibra pun optimistis bahwa di waktu mendatang Milan bakal kembali ke jalur juara. "Dalam empat tahun ke depan Milan bisa memenangi segalanya dan saya siap melayani tim untuk mendapatkan hasil terbaik. Tujuan-tujuan pribadi saya tepikan dahulu."

"Kami merupakan salah satu klub yang terkuat dalam hal serangan di Eropa dengan Ronaldinho dan Pato, dan jangan lupa juga Borriello dan Inzaghi," lugas dia.

Ini bukan kali pertama Ibra bertindak 'provokatif' terhadap mantan klub-nya. Ketika diperkenalkan sebagai pemain Barcelona, ia langsung mencium kaos seragam klub anyar-nya.

(nar/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads