Ancaman Mogok Dikecam Para Bos Klub Seri A

Ancaman Mogok Dikecam Para Bos Klub Seri A

- Sepakbola
Sabtu, 11 Sep 2010 22:35 WIB
Ancaman Mogok Dikecam Para Bos Klub Seri A
Roma - Para pimpinan klub Seri A mengecam ancaman mogok bermain dari Asosiasi Pesepakbola Italia (AIC) terkait kebijakan terbaru soal kontrak pemain. Mereka meminta pemain juga jangan egois.

Seperti diberitakan sebelumnya, AIC mengancam memboikot pertandingan giornata 5 pada 25-26 September karena merasakan adanya pelanggaran hak-hak mereka. Ancaman itu merupakan reaksi atas kesepakatan para pemilik klub seputar kontrak dan struktur gaji pemain.

"Kita harus punya alasan, dan hal itu (ancaman mogok) tidak membantu siapa-siapa," tukas bos Lazio, Claudio Lotito, dikutip Football Italia, Sabtu (11/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pemain top yang gajinya bisa 10 juta euro per tahun jangan memikirkan dirinya sendiri karena masih sangat banyak yang dibayar jauh di bawah angka itu. Lagipula, perubahan struktur tersebut dikaitkan pula dengan kondisi ekonomi di Italia dan Eropa.

Kecaman juga dilontarkan presiden Genoa, Enrico Preziosi. Pemain diminta supaya memahami pula perubahan yang dianggap perlu oleh pihak klub.

"Contohnya, jika sebuah klub mengganti pelatih, maka sistem itu juga harus disesuaikan dan tidak semua pemain merasa cocok. Jika pemain menolak ditransfer ke klub lain, padahal dijamin kesetaraan martabat dan gajinya, maka itu jadi masalah untuk klub."

"Pemogokan itu memalukan. Sama seperti presiden AIC, Sergio Campana," timpal bos Palermo, Maurizio Zamparini.

"Ancaman ini hal paling absurd yang sudah mereka lakukan," cetus Gino Coriono dari Brescia. "Ini bertentangan dengan sejarah, logika, kecerdasan berpikir. Semuanya. Para pemain terbiasa menandatangani kontrak, lalu melakukan apa saja yang mereka mau."

Atas kekisruhan ini telah diagendakan pertemuan pada hari Senin lusa antara pihak AIC dengan Lega Calcio. Lega adalah organisasi ke-20 tim peserta kompetisi Seri A. (a2s/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads