Bukan rahasia lagi kalau Balotelli memiliki 'hubungan' dengan Milan. Sewaktu masih berstatus sebagai pemain Inter, ia pernah membuat para Interisti naik pitam karena pernah mengenakan kaus rival se-kota timnya saat tampil di sebuah televisi beberapa bulan silam.
Balotelli tidak membantah dirinya adalah seorang Milanisti sejak ia masih kanak-kanak. Hal itulah yang memunculkan isu kepindahannya ke Milan pada musim panas ini meskipun akhirnya ia berlabuh ke Manchester City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, apa yang salah dengan itu (menjadi fan Milan)? Saya bilang Inter adalah tim yang lebih kuat tapi jika saya suka Milan apa itu salah?,"ucap pemain berdarah Ghana itu kepada Radio Deejay.
Semasa di Inter, Balotelli sering tersandung masalah, termasuk tindakan kontroversial dengan membuang kaus pasca laga Liga Champions melawan Barcelona. Tapi di sana pula ia juga tumbuh menjadi salah satu pemain muda yang paling menjanjikan.
"Apakah saya menderita sebagai Milanista yang bermain untuk Inter? Tidak. Saya malah berhutang besar kepada Inter dan telah menjalani beberapa tahun yang fantastis di sana,"sambungnya.
"Akhir-akhir ini saya memahami saya harus mengubah situasi dan itu yang terjadi. Pada dasarnya saya tidak punya masalah dengan siapapun di tim."
"Saya mungkin telah menghancurkan imej saya saat itu tapi saya benar-benar tidak ada niat mengacaukan karirnya. Saya mau punya karir yang hebat dan tidak ada orang yang bisa menghalanginya,"pungkas Balotelli seperti diwartakan Football-Italia.
(rin/key)










































