Lewat empat partai, Juve belum juga menemukan konsistensi dan tampil memuaskan. Ini pun berimbas kepada posisi mereka yang masih tercecer di posisi 15 klasemen Seri A.
Usai kalah di laga pertama dan diimbangi di kandang sendiri pada laga kedua, tanda-tanda kebangkitan sempat muncul usai menang besar dari Udinese akhir pekan lalu. Tapi tak selang berapa lama Juve malah bertekuk lutut di Turin, kandangnya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gol pertama mereka seperti guyuran air dingin untuk kami, membuat kami kurang tenang dan terkadang saat kami sudah punya masalah, hal seperti itu sama sekali tak membantu," keluh Del Piero di situs Juve.
"Di sektor pertahanan kami juga banyak ditekan dan kami turut harus bekerja keras dalam aspek-aspek lainnya," lanjut sang kapten.
Kekalahan Seri A pertama di kandang sendiri pada saat performa belum lagi mengesankan boleh jadi akan menambah beban Bianconeri saat ini. Del Piero sadar benar dengan potensi itu sehingga mewanti-wanti para rekannya untuk menjadikan hasil atas Palermo sebagai pelecut semangat.
"Saya harap ini tak banyak mempengaruhi kami, tapi memang benar penampilan naik-turun tak membantu. Kami harus menyerap kritikan dan hasil-hasil tak menguntungkan. Pikirkan saja bola sepakan saya yang mengenai mistar. Kami harus berbenah," tegasnya.
Gol-gol Palermo sendiri tak lepas dari kurang solidnya lini belakang Juve dalam pertandingan tersebut. Maka selain aspek psikologis, akibat serangkaian hasil kurang oke, faktor teknis permainan pun tak ayal harus segera dibenahi. PR (Pekerjaan Rumah) Juve tampaknya memang tak sedikit.
(krs/arp)
