Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Kosovar yang bekerja sebagai pelayan menuduh Mutu telah mematahkan hidungnya. Ia juga mengaku telah ditendang oleh Mutu saat di tanah ketika terjadi pertengkaran di sebuah restoran kemarin malam.
Dilansir dari AFP Selasa (26/10/2010) dinihari WIB, Mutu meminta maaf atas kejadian ini. Meski begitu dari pernyataan pemain 31 tahun, itu tidak terdapat permintaan maaf kepada korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyadari apa yang terjadi seharusnya tidak perlu terjadi. Saya tidak bisa memaafkan diri saya karena telah terlibat dalam adu argumen yang bodoh yang membuat saya harus meminta perlindungan."
Mutu mengatakan bahwa insiden itu terjadi karena dia lepas kendali. Pasalnya dia tengah merayakan beberapa hal, salah satunya adalah menjelang "pembebasannya" dari skorsing selama 10 bulan akibat doping.
"Kejadian ini bukan cuma karena saya tengah bergembira menghabiskan malam bersama teman-teman dari Rumania untuk merayakan acara pembaptisan putri mereka di gereja ortodoks di Florence sehari setelahnya," kata pria kelahiran 8 Januari 1979 itu.
"Ini merupakan malam terakhir saya bisa sebebas ini sebelum kembali ke tim setelah menjalani neraka skorsing selama 10 bulan, dan untuk alasan ini saya benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi," jelas Mutu. (nar/roz)










































