Setelah musim yang tak menyenangkan di Barcelona, Ibra memutuskan untuk keluar dari Nou Camp. Dengan kekuatan finansialnya, City dikabarkan siap memboyong pemain 29 tahun itu.
Pada akhirnya, Ibra memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan. Dia lebih memilih Rossoneri demi ambisinya meraih trofi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, sangat penting untuk melihat seperti apa masa depan, kemungkinan apa yang ada. Bagi saya, proyek City bukan sekarang," tambah bekas bintang Juventus dan Inter Milan itu.
"Saya pikir dalam beberapa tahun mereka akan jadi tim papan atas, tapi Milan sekarang sudah di puncak. Bagi saya, saya ingin bermain di puncak saat saya berumur 29 tahun, bukan 32 tahun."
"Ini bukan tentang uang. Jika Anda pemain hebat, maka akan ada uang di mana pun," tutup Ibra.
(a2s/a2s)











































