Dari catatan yang tertera usai pertandingan, Roma melepaskan 17 tembakan sepanjang laga dengan lima di antaranya berstatus on target. Sedangkan Juve "hanya" 15, tapi tembakan yang mengarah ke gawang lebih banyak, yakni enam.
Juve akhirnya meraih kemenangan setelah Milos Krasic dan Alessandro Matri bergantian membobol jala Alexandre Doni. Montella menyebut, Bianconeri dengan cerdik berhasil memaksimalkan serangan balik ketika timnya tengah melakukan perubahan strategi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Montella juga menyebut bahwa penyerangnya banyak membuang kesempatan. Ini menjadi faktor lain dari gagalnya sejumlah peluang berbuah menjadi gol, di samping penampilan apik Marco Storari.
"Marco Storari memperlihatkan beberapa penyelamatan penting dan jangan kupa, dia pernah berlatih di akademi Roma. Jadi, bisa dibilang dia dilatih dengan baik."
"Saya memang berharap lebih dari (Mirko) Vucinic dan (Jeremy) Menez. Mereka sudah berusaha keras, tapi ketika Anda bermain dengan tiga penyerang, Anda tak boleh membuang-buang peluang."
"Melihat bagaimana persiapan kami untuk pertandingan ini, saya benar-benar berharap lebih dari mereka," tuntas Montella.
(roz/krs)











































