Hal ini diungkapkan oleh mantan direktur Juventus, Luciano Moggi. Pria yang dikenal sebagai guru transfer Juve sebelum kasus calciopoli ini mengaku nyaris menggaet Wenger sebagai pengganti Marcelo Lippi pada tahun 2004.
"Arsene Wenger cuma selangkah lagi dari Juventus sebelum Fabio Capello datang. Tapi, kami akhirnya memilih Capello karena dia adalah yang terbesar," ungkap Moggi, seperti dilansir Football-Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moggi juga mengungkapkan satu kegagalan transfer yang sangat disesalinya. Transfer ini melibatkan mantan gelandang Juve, Edgar Davids.
"Pada tahun 2001 Roma menanyakan kepada saya soal Edgar Davids. Saya menjawab 'Beri saya 15 juta euro plus tiga pemain Primavera'. Mereka adalah Daniele De Rossi, Alberto Aquilani, dan Gaetano D'Agostino," urai pria 73 tahun ini.
"Roma bilang 'tidak' karena 15 juta euro terlalu mahal. Kalau saya menurunkan harga ke 10 juta euro plus tiga pemain itu, Roma akan menerimanya. Itu adalah kesalahan terbesar saya," sesal Moggi.
(mfi/arp)











































