Bermain di kandang Palermo, Sabtu (23/4/2011), Napoli sebenarnya unggul duluan lewat gol Edinson Cavani, tapi Palermo berbalik unggul berkat gol Frederico Balzaretti dan Cesare Bovo.
Kekalahan ini adalah kekalahan kedua beruntun yang dikecap Napoli di Seri A. Dengan nilai 65 dari 34 laga, Cavani dkk kini kehilangan posisi kedua karena digusur Inter Milan yang punya 66 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Napoli sepertinya harus puas jadi kuda hitam saja. Pasalnya, kematangan mental tim dari Italia selatan itu tidak cukup teruji.
"Di saat kami mulai mendekati tujuan kami, kami mulai bertumbangan," keluh Mazzarri usai melihat tim asuhannya dibekap Palermo. Demikian dikutip Football Italia.
"Itu seperti balapan kuda. Ada kuda yang tenang melompat karena mereka sudah terbiasa berada di situasi itu dan ada kuda lain yang merasa tegang," imbuh Mazzarri berumpama.
"Seseorang yang bermain sepakbola dengan pengalaman bertahun-tahun bertarung di level teratas pasti lebih baik dalam mengontrol emosi mereka," demikian aku Mazzarri.
Foto: Bek Napoli, Emilson Cribari, bereaksi kecewa usai timnya ditaklukkan Palermo 1-2. (AFP/Marcelo Paternostro)
(arp/mfi)











































