Conte baru saja dipilih sebagai arsitek Juve hingga Juni 2013, menggantikan Luigi Del Neri yang dipecat. Keberhasilan Conte mengangkat Siena ke Seri A menjadi pertimbangan utama.
"Saya berterima kasih kepada klub, karena ini seperti pulang ke rumah. Saya kembali ke sini setelah tujuh tahun sebagai pelatih. Itu selalu saya impikan," girang Conte di Football Italia usai pengumuman itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selepas gantung sepatu, Conte berpisah dengan Juve. Mengawali sebagai asisten pelatih Siena, pria 41 tahun itu kemudian pernah membesut Arezzo, Bari, Atalanta dan Siena lagi.
"Ada beberapa ide tentang sepakbola yang saya dapat selama karir saya. Tetapi melihat kepada kemampuan pemain yang saya punyai, ide itu berevolusi," jelas Conte perihal filosofinya.
"Saya senang bila tim saya menguasai bola. Kami harus mendikte permainan. Tim saya harus selalu dekat dan saya tidak suka bila mereka bersantai-santai," urai Conte lagi.
"Semangat Juve adalah semangat pengorbanan, dedikasi dan budaya kerja keras di atas segalanya," demikian Conte.
(arp/nar)











































