Awal pekan ini FIGC menetapkan kalau Scudetto musim 2005/06 tetap menjadi miliki Inter Milan. Pengajuan penyelidikan kembali yang diajukan oleh Juventus mentah lantaran asosiasi sepakbola Italia itu tak punya wewenang hukum untuk melakukan tindakan tersebut.
Pengajuan penyelidikan kembali yang dilakukan Juventus disertai alasan yang sangat kuat. Beberapa temuan bukti baru berupa rekaman penyadapan telepon menunjukkan kalau La Beneamata juga terlibat dalam pengaturan penunjukkan wasit dalam skandal Calciopoli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap Inter mau melupakan soal kasus (Calciopoli) yang kedaluwarsa. Tak ada kedaluwarsa dalam hal etika," sahut Presiden FIGC, Giancarlo Abete di Football Italia.
"Kita memang harus berpedoman pada aturan (hukum). Tapi jika aturan tersebut tidak memuaskan sebagian pihak, maka itu di luar wewenang kami," lanjut dia.
Skandal Calciopoli membuat Juventus kehilangan gelar Scudetto musim 2004/05 dan 2005/06. FIGC kemudian memutuskan untuk mengosongkan titel tahun 2004/2005, sementara untuk musim 2005/2006 titel diserahkan pada Inter yang saat itu duduk di posisi dua klasemen akhir.
(din/a2s)











































