Rui Costa Ingin Bertahan di Milan
Senin, 12 Jul 2004 12:30 WIB
Jakarta - Meski sempat diincar oleh Benfica, gelandang asal Portugal Rui Costa ternyata masih betah di AC Milan. Menurut Costa, meninggalkan Milan adalah sebuah keputusan yang berat. Penegasan pria berusia 32 tahun itu diungkapkannya ketika ditanya soal kemungkinan pindah klub. "Sekarang yang terpenting bagi saya adalah menikmati liburan, namun sangat sulit melakukan itu mengingat setiap orang selalu menanyai saya kemungkinan untuk pindah ke Fiorentina atau Benfica," ungkap Rui Costa seperti dikutip Football Italia, Senin (12/7/2004)."Satu hal yang pasti...itu adalah berada di tempat latihan Milan pada 30 Juli, dan bahagia untuk bermain buat Rossoneri lagi," akunya kepada Tuttosport. "Jika Anda bersama klub seperti Milan, adalah sangat sulit untuk membuat keputusan untuk pergi menjadi ringan," lanjutnya. Keputusan Rui Costa untuk bertahan sebenarnya rada merugikan buat karir sepakbolanya. Pasalnya sepanjang musim lalu, Costa sempat terlempar dari posisi starter setelah kedatangan pesepakbola muda asal Brasil Kaka. Untung permainan cukup apik yang ditunjukkannya bersama timnas Portugal di Euro 2004 membuat beberapa klub masih tertarik untuk menggaetnya. Pelatih anyar Benfica, Giovanni Trapattoni, bahkan terang-terangan menargetkan Rui Costa sebagai target teratas skuadnya buat musim depan. Selain karena kalah bersaing dengan Kaka, Rui Costa juga diisukan bakal "terlempar" dari San Siro setelah Milan menyatakan ketertarikannya dengan pemain tengah muda berbakat asal Kroasia Niko Kranjcar. Kabarnya, kapten Kroasia U-21 itu akan dijual klubnya Dynamo Kiev dengan harga "miring" 3,5 juta poundsterling (sekitar Rp 58 milyar). Scudetto 2003/04, Milan, memang tampak tertinggal di belakang rival sekotanya Inter Milan dalam hal perburuan pemain. Sementara Inter telah mendapatkan beberapa pemain bintang seperti Juan Sebastian Veron dan Edgar Davids, Milan baru dikait-kaitkan dengan striker Chelsea Hernan Crespo. (mel/)











































