Kemenangan 2-0 atas Bologna menempatkan Biancoceleste di posisi ke-2 klasemen Seri A dengan 14 poin dari tujuh laganya. Selisihnya dengan Udinese di puncak adalah satu poin.
Tentu kondisi terkini yang ada di tim berlambang Burung Elang itu terhitung kondusif dan para pemain baru macam Djibril Cisse serta Miroslav Klose, nyetel cepat dengan tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Reja memilih mengenyahkan pemikiran itu jauh-jauh karena menurutnya perjalanan Lazio masihlah panjang dan apapun bisa terjadi. Musim lalu mereka sempat memimpin klasemen dan ada di lama di papan atas.
Namun inkonsistensi penampilan membuat mereka terlempar ke papan tengah sebelum akhirnya mampu finis di lima besar untuk lolos ke Liga Europa.
"Segalanya berjalan dengan baik dan kami sama sekali tidak mau mengambil risiko di sini. Penting bagi fans untk selalu mendukung kami, jika mereka percaya skuad ini bisa mencapai hal-hal hebat," ujar Reja di Football Italia.
"Bisakah kami memenangi Scudetto? Sepakbola Italia sangat sulit dan jangan lupakan musim lalu di mana kami juga mengawali musim dengan sangat baik," tambahnya.
"Kami akan tetap bekerja keras, lalu akan menunggu dan melihat klasemen di pertengahan musim, untuk menerka di level mana kami berada. Namun tanpa menargetkan sesuatu."
"Hal yang terpenting adalah bermain dengan instensitas dan malam tadi tidak ada satu pun dari pemain saya yang tampil buruk. Senad Lulic sangat impresif," simpul Reja soal laga kontra Bologna semalam.
(mrp/rin)










































