Dari tujuh laga yang sudah berlalu, Udinese berada di puncak klasemen dengan 15 poin. Sudah tak terkalahkan, gawang Samir Handanovic pun baru kebobolan satu gol, terbaik di antara tim lainnya.
Di kompetisi Liga Europa pun, Udinese penampilannya juga cukup bagus. Mereka memimpin Grup I dengan poin tujuh dari tiga laganya, termasuk kemenangan 2-0 atas Atletico Madrid kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka Napoli yang akan jadi lawan berikutnya Udinese jadi sebuah ujian berat bagi Udinese. Dan Il Partenopei pun siap memberikan kejutan untuk sesama kuda hitam musim lalu itu di stadion San Paolo.
Musim ini penampilan Napoli relatif naik turun meskipun sempat mengalahkan AC Milan dan Inter Milan. Laga kontra Udinese jadi awal kebangkitan Napoli menuju konsistensi.
"Saya berpikir jika mereka bisa memenangi titel, itu bisa dilihat dari penampilan mereka di atas lapangan," sahut pelatihnya Walter Mazzarri di AFP.
"Banyak yang bilang pada laga Rabu ini mereka (Udinese) adalah favorit, meskipun kami kira kami bisa menandingin mereka," sambungnya.
"Fans kami harus mengerti kami melawan tim terbaik di liga, kami butuh dukungan mereka. Semuanya yang berada di bangku penonton, harus berpikir kami melawan tim yang sama baiknya dengan AC Milan, Inter Milan dan Juventus," tegasnya.
"Saya harap kami bermain sebaik saat melawan Manchester City dan Bayern Munich. Faktanya kami akan bermain lebih baik karena secara taktik besok akan berjalan lebih sulit. Kami butuh atmosfer untuk menyemangati kami," pungkas Mazzarri.
(mrp/rin)










































