Tepatnya di musim 2009/2010 Ranieri berhasil mengantar Roma menjadi salah satu kandidat juara. Meski jadi pelatih Francesco Totti cs tak dari awal musim, dia secara drastis mampu mengubah performa klub tersebut menjadi sangat impresif.
Roma yang ketika itu berada di jurang degradasi dia bawa ke papan atas. Meski kemudian akhirnya harus puas jadi runner up di belakang Inter Milan, Roma sempat menjejak posisi teratas jelang kompetisi berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang bilang kalau Roma yang saya ambil alih dari (Luciano) Spalletti sudah habis. Tapi kami kemudian membuktikan kalau mereka salah dengan kami bersaing bersama Inter meraih Scudetto. Saya yakin Inter punya lebih banyak hal untuk diberikan," sahut Ranieri di ESPNStar.
Dibanding skuad Roma dua tahun lalu, Ranieri memang punya pemain yang lebih mumpuni di Inter kini. Dan itu adalah modal utama dia membangkitkan kembali Nerazzurri.
"Saya yakin kami bisa membuat kebangkitan hebat karena grup yang punya kesatuan yang ingin berusaha. Semua tim yang berada di atas kami mungkin terlihat tak bisa dikejar, tapi saya masih yakin," tuntas dia.
(din/din)











































