Keberuntungan Giallorossi yang dimaksud oleh Enrique adalah dianulirnya gol tuan rumah yang dicetak oleh Edinson Cavani di awal babak kedua serta gol ketiga Roma hasil tendangan Fabio Simplicio yang sebelumnya membentur Paolo Cannavaro saat pertandingan memasuki injury time. Selain itu, ketidakmampuan Napoli untuk memaksimalkan peluang juga ikut andil dalam kemenangan I Lupi.
"Ini adalah hari yang paling bahagia bagi saya di bangku cadangan Roma," ungkap Enrique dikutip dari Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikit berbeda dengan pertandingan sebelumnya yang lebih mengedepankan penguasaan bola, pada laga di Stadion San Paolo ini Enrique menginstruksikan pemainnya untuk sedikit bertahan dan mengandalkan serangan balik. Strategi inilah yang kemudian menjadi kunci sukses meraih kemenangan.
"Saya berharap untuk segera belajar bahasa Italia dan menjadi lebih Italia dalam hal sepakbola, walaupun saya tidak akan menyerah dalam sepakbola menyerang," lanjut Enrique.
"Semua orang tahu kami memainkan bola dari kaki ke kaki dengan gaya itu selalu ada kesempatan untu berlari ke ruang kosong, namun saya berpikir jalan terbaik untuk bertahan adalah melakukan penguasaan bola di daerah lawan," tutup pelatih berusia 41 tahun ini.
(mfi/rin)











































