Pintu keluar Pato dari Milan sempat terbuka pekan lalu menyusul kabar merenggangnya hubungan dia dengan Massimiliano Allegri plus minimnya jumlah gol yang dibuat. Ketikan itu, Paris Saint Germain datang mengajukan penawaran untuk memboyong pesepakbola asal Brasil itu ke Paris.
Namun Pato dan Milan kemudian kompak menampik proposal tersebut. Sebuah keputusan yang dinilai Arrigo Sacchi tidak tepat khususnya untuk sang striker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kebijakan transfer, Sacchi juga mengkritik rencana Rossoneri mendatangkan Carlos Tevez. Membeli striker Manchester City itu disebut Sacchi sebagai bentuk sikap Milan untuk menepikan Pato.
"Aneh buat saya kalau (Silvio) Berlusconi menyukai pemain seperti Tevez. Untuk orang yang menyukai Ronaldinho sepertinya, akan sulit melihat dia lebih memilih Tevez dibanding Pato," tuntas pria yang sempat melatih dan memberi Milan satu Scudetto serta masing-masing dua trofi Liga Champions dan Piala Interkontinental itu.
(din/rin)










































