Forlan dikabarkan enggan diturunkan ke lapangan sebagai pemain pengganti oleh pelatih Claudio Ranieri, ketika Inter bermain 0-0 melawan Atalanta minggu lalu. Konon pemain Uruguay itu merespons sang pelatih dengan mengatakan bahwa diri "terlalu capek untuk bermain di sayap".
"Anda bisa ngomong apa saja, tapi sekarang, penting untuk diketahui orang bahwa informasi yang disampaikan media keliru," tutur Forlan kepada saluran Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul bahwa ini bukan momen yang bagus. Tapi aku ingin melakukannya dengan baik, turun ke lapangan, mencetak banyak gol dan membantu tim," sambung pemain terbaik di Piala Dunia 2010 itu.
"Jika harus minta maaf, karena seseorang telah berpikir aku melakukan kesalahan, maka aku minta maaf, karena aku memang bisa berbuat salah juga. Meski demikian, aku ingin menyampaikan kebenaran, bahwa banyak orang nakal yang tahu bagaimana membuat situasi-situasi seperti ini."
Penyerang 32 tahun itu menyadari dirinya masih jauh dari yang diharapkan fans Inter. Faktanya, dari 14 pertandingan Seri A yang telah ia lakoni, 10 di antaranya sebagai starter, ia cuma mengemas dua gol.
"Tapi aku sangat menghormati semua orang dan takkan menyerah," tukasnya. "Dari curriculum vitae-ku bisa dilihat aku ini tipe orang seperti apa."
(a2s/a2s)










































