Prandelli terakhir kali melatih di Fiorentina musim 2009/2010. Setelahnya ia menerima pinangan Italia untuk menjadi pelatih dan mengakhiri lima tahun masa pengabdiannya di La Viola.
Di bawah Prandelli, Italia relatif tampil bagus selama kualifikasi Piala Eropa dan lolos ke Polandia-Ukraina dengan status juara grup. Mereka akan tergabung dengan Spanyol, Republik Irlandia dan Kroasia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada yang mengatakan Prandelli sebenarnya lebih nyaman menjadi pelatih klub dan hal itu pun diakuinya. Wajar jika Prandelli seperti itu karena sejak mengawali karier melatih tahun 1990, Prandelli sudah menangani tujuh klub.
"Bekerja setiap hari adalah sesuatu yang aku rindukan, tapi aku juga akan mengatakan jika kualitas hidupku meningkat sangat pesat," tutur Prandelli di Football Italia.
"Setiap hari aku berbicara dengan teman-temanku mengenai ini, bagaimana cara mereka ingin bekerja setiap harinya," sambungnya.
Meski masih memendam kerinduan kembali ke Seri A, tapi Prandelli menegaskan jika fokusnya saat ini adalah membawa La Nazionale tampil baik musim panas nanti.
"Tapi aku ingin mengatakan pada mereka bahwa kami beruntung memiliki waktu untuk ini dan waktu itu sangat berharga. Kami sangat fokus dan bersemangat untuk memulai Piala Eropa ini, lalu setelahnya hasil yang akan menentukan seperti apa keputusan nantinya," tandas pelatih 54 tahun itu.
(mrp/mfi)











































