Preview Piala Super Italia
Duel Beda Kelas
Sabtu, 21 Agu 2004 15:06 WIB
Jakarta - AC Milan akan menjamu Lazio dalam perebutan Piala Super Italia di San Siro, Minggu (22/8/2004), dinihari WIB. Pertarungan nanti ibaratnya adalah duel beda kelas, the haves (si kaya) versus the not-haves (si miskin).Bagaimana tidak? Skuad Milan 2004/2005 boleh dibilang klub kaya, bukan hanya secara finansial, namun juga karena dihuni oleh para pemain berkelas dunia di masing-masing lini. Masuknya Hernan Crespo dalam deretan striker membuat lini depan Milan sungguh menakutkan. Pasalnya di Milan kini telah bercokol deretan nama capocannonieri seperti Andriy Shevchenko dan Filippo Inzaghi. Di lini tengah, Kaka, yang di musim perdananya bermain gemilang, masih diandalkan. Demikian pula Ivan "Rhino" Gattusso, Rui Costa, Clarence Seedorf, dan Andrea Pirlo. Ditambah, debutan asal Lyon, Vikash Dhorasoo, juga bermain lumayan dalam beberapa partai uji coba. Di lini belakang, skuad Rossoneri masih lengkap dengan kehadiran Paolo Maldini dan Alessandro Nesta. Belum lagi, mereka baru kedatangan Jaap Stam yang dibeli dari bakal lawannya Lazio. Menilik kekuatan skuad musim ini, tak heran jika Milan sekarang disebut-sebut sebagai Milan yang paling lengkap. "Kami tak perlu bingung membeli pemain baru karena, tak seperti klub lain, skuad kami sudah lengkap," sesumbar pelatih Carlo Ancelotti beberapa waktu lalu. Berbanding terbalik dengan Milan, Lazio sekarang boleh dibilang klub miskin yang minim "pemain bintang". Ya, sepertiga nyawa mereka musim lalu dilego ke beberapa klub. Selain Stam, Bernardo Corradi dan Stefano Fiore juga telah hijrah ke Valencia. Guiseppe Favalli dan Sinisa Mihajlovic pun menyusul pelatih Roberto Mancini ke Inter Milan. Sekarang dua per tiga komposisi pemain biancoceleste merupakan pemain kelahiran tahun 1980-an yang musim lalu masih bermain di Lazio Primavera. Kalau pun merekrut pemain baru, Lazio hanya membeli pemain yang tak membuat mereka merogoh kocek dalam-dalam seperti striker Paolo Di Canio dan bek Oscar Lopez.Namun menghadapi Milan, Lazio tak perlu minder. Pasalnya jika menilik statistik, mereka belum pernah kalah di ajang Piala Super. Tahun 1998 mereka menjinakkan Juventus dengan skor 2-1. Sedangkan tahun 2000 Inter Milan mereka taklukkan 4-3. Bagaimana dengan Milan? Tampaknya di ajang ini dewi fortuna kerap menjauhi mereka. Buktinya sejak tahun 1994, Milan belum pernah berhasil memetik kemenangan. Juventus menaklukkan mereka tahun lalu, sementara Parma dan Fiorentina mengkandaskan mereka tahun 1999 dan 1996. Perkiraan Formasi: Milan: Dida; Cafu, Maldini, Nesta, Stam; Gatusso, Rui Costa, Seedorf, Kaka; Shevchenko, TomassonLazio: Peruzzi; Oddo, Negro, Couto, Zauri; Manfredini, Dabo, Giannichedda, Cesar; Muzzi, Di Canio (mel/)











































