Menutup musim tanpa satu gelar pun adalah sebuah kesalahan bagi Inter Milan. Namun, kubu La Beneamata mengaku sudah belajar dari kesalahan tersebut dan siap menyambut musim baru.
Inter tak hanya gagal meraih gelar, tetapi juga tampil turun-naik sepanjang musim. Hal tersebut masih ditambah pergantian manajer dari Gian Piero Gasperini, Claudio Ranieri, hingga akhirnya memercayakan jabatan krusial tersebut ke tangan Andrea Stramaccioni.
Kini, Inter siap untuk menjalani masa pra-musim. Bagi Esteban Cambiasso, ini adalah saat yang tepat untuk melakukan start ulang setelah satu musim yang terbilang mengecewakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah mengatakan berulang kali musim kemarin; musim yang gagal seperti itu membantu kami untuk belajar dari kesalahan dan memulai kembali. Ada amarah ketika Anda gagal meraih kemenangan."
"Tentu saja, akan menyenangkan jika bisa sukses selama lima, enam tahun, atau bahkan 30 tahun terus-menerus. Tapi, tak ada tim yang bisa melakukannya. Apa yang kami lakukan saja sudah cukup bagus," tukasnya.
Inter sudah dua musim puasa gelar Seri A. Namun, sebelumnya, mereka sukses menjuarai kompetisi tertinggi sepakbola Italia itu sebanyak lima musim berturut-turut--enam, jika ditambah musim 2004/2005.
(roz/mfi)










































