Menjadi pemain utama Newcastle setelah didatangkan dari Inter Milan, Santon gagal memberi timnya tiket ke Liga Champions. Meski tampil impresif, mereka harus puas dengan posisi lima di klasemen akhir.
Setelah menjalani musim yang kurang memuaskan di Inter, lantaran jarang jadi pilihan, Santon kini mengaku betah bermain di Saint James Park. Tapi dia juga tak menyangkal kalau keinginan bergabung dengan AC Milan masih kuat. Rossoneri adalah klub yang diidolai bek Italia berusia 21 tahun itu sejak dia masih anak-anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku meninggalkan Inter Milan karena jarang dimainkan, sedangkan aku butuh lebih banyak kesempatan untuk berkembang. Akhirnya aku memilih pindah ke Newcastle."
Pada bursa transfer musim panas ini, pemain yang memulai karirnya di Ravenna tersebut sempat diisukan akan kembali ke Italia dan bergabung bersama AS Roma. Namun Santon mengaku masih ingin bertahan di Sports Direct Arena.
"Aku merasa nyaman di sini (Newcastle). Aku telah mengerti apa yang pelatih inginkan dan aku telah siap menyambut musim baru. Aku rasa kami bisa berjuang memperebutkan tiket ke Liga Champions. Meski sulit, tapi bukan tidak mungkin."
"AS Roma menginginkanku, tapi Newcastle menjawab bahwa aku tak dijual. Aku senang mendengar kabar tersebut," pungkasnya
(din/krs)











































