Paul Scholes pernah dipuji Zinedine Zidane sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah ada. Di sisi lain, Scholes sendiri punya kekaguman pada gelandang lain, yakni Andrea Pirlo.
Pirlo, yang tampil oke bersama Juventus musim kemarin, dipuji lantaran permainannya bersama Italia di Piala Eropa 2012. Namun, ia gagal membawa Italia menjadi juara. Gli Azzurri kalah 0-4 dari Spanyol di laga final.
Tetapi, penilaian Scholes terhadap Pirlo tetap tidak berubah. Meski sudah berusia 33 tahun, ia menilai bahwa permainan Pirlo masih enak untuk dinikmati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Scholes juga menyayangkan ketidakmampuan Inggris untuk mematikan permainan Pirlo. Padahal, Manchester United pernah berhasil melakukannya ketika berhadapan dengan AC Milan beberapa tahun silam.
"Saya terkejut Inggris tidak menerapkan man-marking kepadanya. Karena kami sadar bahwa dia bisa mengendalikan permainan, setiap kali kami bertemu AC Milan."
"Dia adalah ancaman terbesar bagi kami. Sampai akhirnya Park Ji-Sung mengawalnya dengan ketat dan melakukan tugasnya dengan baik."
"Sangat disayangkan Inggris tidak melakukan sesuatu seperti itu," tukas Scholes.
(roz/mfi)










































