Sebelumnya De Rossi kencang diberitakan akan meninggalkan klub ibukota itu seiring tawaran menggiurkan dari City yakni gaji sebesar 9 juta euro per musim atau mencapai 180 ribu euro per musim. City dikabarkan menawar De Rossi 35 juta euro.
Tawaran itu jelas membuat Roma dan fansnya ketar-ketir dalam sepekan terakhir, meskipun tahun lalu ia baru saja menandatangani kontrak baru hingga 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bertahan, saya bahagia bermain di sini dan saya tidak pernah meminta untuk hengkang," tegas De Rossi di Football Italia.
"Orang-orang banyak menulis cerita mengenai saya, mengenai Roberto Mancini. Terkadang itu membuat saya tertawa, terkadang membuat saya marah," sambungnya.
Bertahannya De Rossi jelas perwujudan loyalitasnya pada klub yang diperkuat sejak kecil itu. Penampilannya sejak debut tahun 2001 sudah mengundang decak kagum banyak klub. Sebelum City, sudah ada Real Madrid, Chelsea, dan Manchester United yang mengantri tanda tangannya.
Namun, kibasan uang dan peluang meraih trofi yang lebih besar di klub-klub tersebut ditolaknya. Meski cuma punya dua gelar Coppa Italia dan satu Super Italia, Roma adalah "rumah" untuk De Rossi sebagaimana Francesco Totti.
"Yang bisa kujanjikan untuk semua orang bahwa ketika suatu hari saya meninggalkan Roma - apakah untuk memenangi Liga Champions atau mendapat lebih banyak uang- saya akan bilang di depan publik," paparnya.
"Saya datang ke sini (Trigoria) untuk mengadakan konferensi pers setiap harinya. Saya tidak berbicara selama bersama tim nasional karena itu sama saja tidak merespek (Roma). Ada tawran dan peting bagi saya untuk mengutarakan isi hati saya."
"Satu klub seperti yang Anda tahu semua sudah membuat tawaran. Satu atau dua klub lainnya hanyalah isu. Saya tidak tahu jika klub masih ingin menjual saya. Coba tanyakan pada mereka, ketika mereka memberi saya kontrak besar maka saya pikir mereka begitu mengandalkan saya," tutupnya.
(mrp/mrp)











































