Juve mendatangkan Bendtner di hari terakhir bursa transfer musim panas. Dia diboyong dari Arsenal dengan status pinjaman selama satu musim.
Sebelumnya, Juve santer dikabarkan mengincar beberapa nama besar untuk mengisi posisi striker seperti Robin van Persie, Edinson Cavani, Fernando Llorente, Stevan Jovetic, Didier Drogba, hingga Luis Suarez. Tapi pada akhirnya tanda tangan Bendtner lah yang didapat oleh klub asal Turin itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bendtner bukan pemain yang buruk, tapi dia tidak akan membuat tim meningkatkan kualitasnya," ujar Tacchinardi kepada Sky Sport Italia.
"Dia tentu adalah penyerang yang bagus, tapi sebagai fans saya lebih memilih untuk melihat penyerang lain yang bergabung dengan Juventus."
Setali tiga uang dengan Tacchinardi, Vialli juga tak yakin penyerang internasional Denmark itu akan sukses bersama 'Si Nyonya Tua'. Menurutnya, Bendtner yang baru kali ini merasakan atmosfer Liga Italia akan kesulitan untuk menyesuaikan diri.
"Di satu waktu Bendtner terlihat seperti fenomena, karena dia punya kepercayaan diri yang besar dan mengambil keputusan pindah yang sulit," ucap Vialli.
"Di Italia dia bisa memanfaatkan keberanian dan kondisi fisiknya, tapi jika dia ingin menonjolkan kualitasnya, maka dia salah memilih liga," pungkasnya.
(nds/a2s)











































