Sudah empat kali di musim ini Internazionale bermain di kandangnya sendiri tapi tidak pernah menang. Melawan Siena dibidik Andrea Stramaccioni untuk menyenangkan tifosinya.
Menjelang pertemuan timnya dengan Siena malam ini, Minggu (23/9/2012), pelatih La Beneamata itu tidak ingin pilihan lain kecuali memetik kemenangan.
Dari empat penampilan Inter di Giuseppe Meazza di musim ini -- tiga di Europa League (termasuk babak kualifikasi) dan satu di Seri A --, Javier Zanetti dkk. dua kali kalah dan dua kali seri. Salah satu kekalahan itu derita saat menghadapi AS Roma di pekan kedua liga pada 2 September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di atas kertas Inter punya kans besar untuk mengakhiri dahaga kemenangannya di kandang sendiri. Sebabnya, mereka punya rekor yang superior atas Siena. Dari 16 pertemuan terakhir mereka Inter tak pernah kalah.
Meski begitu ia tak ingin sesumbar. Siena, yang saat ini menunggui dasar klasemen, tak mau ia remehkan.
"Seperti telah kita lihat, di Seri A kita tak boleh merendahkan penjaga kalian untuk semenit pun. Itu bisa dilihat dari apa yang dialami Roma minggu lalu (dikalahlan Bologna 2-3 di menit-menit terakhir — Red). Pertandingan baru selesai setelah wasit meniup peluitnya. Inter harus bermain habis-habisan di lapangan dan menggunakan 90 meni untuk berusaha mengambil tiga poin."
(a2s/a2s)










































