Inter musim lalu mengalami prestasi terburuk dalam lima tahun terakhir di mana mereka hanya finis di posisi keenam dan diwarnai dengan tiga kali pergantian pelatih dengan Andrea Stramaccioni kini jadi pelatih tetap.
Tak cuma didampingi pelatih yang masih minim pengalaman macam Stramaccioni, skuat Inter pun harus melepas beberapa pemain bintangnya macam Maicon, Julio Cesar, Lucio, Giampaolo Pazzini dan pengetatan pengeluaran klub yang membuat mereka kesulitan bersaing di bursa transfer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terseok-seok di awal musim, Inter kemudian menanjak penampilannya selepas bulan September dan Oktober dengan mengumpulkan 10 kemenangan tandang beruntun.
Sempat menurun di lima laga terakhir dan posisi mereka menurun, Inter kemudian kembali membuntuti Juventus dari posisi kedua berkat dua kemenangan di dua laga terakhirnya.
Performa yang mana membuat Moratti selaku presiden klub terkejut dan mengharapkan La Beneamata bisa meneruskan kemenangan di laga-laga selanjutnya lebih dulu sebelum berbicara Scudetto.
"Wajar saya berharap kami akan terus menang. Saya tidak memprediksi start sebagus ini musim ini karena kami baru saja merombak tim mulai dari pelatih hingga pemain. Tidak mudah untuk bisa segera bersatu karena banyaknya elemen," ujar Moratti di Football Italia.
"Scudetto? Saya pikir kami mampu. Kami harus lihat di akhir musim apakah klub lain juga punya peluang lebih besar dari kami, tapi saat ini kami berpikir soal itu (Scudetto)," tutupnya.
(mrp/nds)











































