AC Milan sukses mendatangkan Mario Balotelli di bulan Januari ini. Sebuah perjuangan berat Rossoneri untuk mendapatkan pemain yang memang diincar sejak lama.
Balotelli mengakhiri 2,5 tahun kariernya bersama Manchester City setelah menerima pinangan Milan senilai 20 juta euro. Ia akan berseragam klub asal kota Mode untuk 4,5 tahun ke depan dengan bayaran 4 juta euro per musim.
Hadiah awal tahun yang menggembirakan untuk fans Milan mengingat siapa itu Balotelli, penyerang dengan satu titel Premier League, tiga titel Seri A dan satu Liga Champions di curriculum vitae-nya. Saat Balotelli tiba di Milan, pendukung klub itu menyambutnya dengan suka cita dan bahkan sampai berujung bentrok dengan petugas keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya soal itu namun kedatangan Balotelli juga jadi jawaban atas perjuangan tanpa henti Milan untuk mendapatkan striker 22 tahun itu mengingat sudah sejak lama mereka mengincar Balotelli, namun selalu gagal karena City memang belum mau menjualnya.
Apalagi presiden Silvio Berlusconi sempat menyebut Balotelli sebagai 'Apel Busuk' dan mengatakan tak ingin membelinya -- karena juga soal keuangan klub --. Tapi apakah itu hanya lip service sang presiden atau bukan, toh nyatanya kini Balotelli sudah berseragam merah-hitam.
"Tidak mudah membawa Mario kembali ke Italia, kami harus mengambil langkah demi langkah," ungkap agen Balotelli, Mino Raiola, kepada Sky Sport Italia.
"Pembicaraan kerap gagal sekitar tujuh atau delapan kali dalam 60 hari terakhir. Segala spekulasi di media sudah menganggu media, khususnya ketika membicarakan soal metode pembayaran," sambungnya.
"Saya berterima kasih kepada Milan yang selalu yakin dan tidak pernah menyerah sedikit pun meskipun dalam kondisi ekonomi yang sulit."
"Itu hanya salah pengertian. Faktanya Milan sudah mengontraknya dan itu adalah yang terpenting. Fakta berbicara bukan soal kata-kata," demikian Raiola terkait pernyataan Berlusconi soal 'Apel Busuk'.
(mrp/mfi)











































