Aksi rasis dilakukan pendukung Inter saat klub mereka memetik kemenangan 3-1 atas Chievo Verona akhir pekan lalu. Tifosi La Beneamata meneriakkan yel-yel rasis pada Balotelli, yang baru tiga pekan lalu bergabung dengan AC Milan setelah diboyong dari Manchester City.
Menyusul kejadian tersebut, Presiden Inter Massimo Moratti sudah mengajukan permintaan maaf. Namun otoritas Seri A tetap menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 15.000 euro atau sekitar Rp 192,8 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian kejadian ini diyakini akan membuat Derby Della Madonnina yang akan digelar 24 Februari mendatang berjalan dalam tensi lebih tinggi.
"Saya minta maaf. Saya harap hal seperti itu tidak terjadi lagi dalam laga derby," sahut Moratti seperti diberitakan Reuters.
(din/nds)











































