Bulan November silam, Niang mendapatkan hukuman berupa larangan membela timnas Prancis U-21 sampai akhir tahun 2012. Sebabnya, dia meninggalkan kamp latihan dan pergi ke klub malam bersama beberapa rekannya.
Beberapa bulan sebelumnya, Niang juga sempat tersangkut masalah lalu lintas. Dia dihentikan polisi Italia saat mengemudi karena tak memiliki SIM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Prancis mentalitasnya berbeda dengan di Italia karena di sini Anda harus lebih berperilaku profesional. Saya diminta untuk fokus cuma ke sepakbola dan lebih hati-hati di setiap aspek kehidupan," ungkap Niang kepada harian Corriere della Sera.
"Sebagai contoh, di Italia mereka sangat ketat soal diet, yang mana itu merupakan hal mendasar untuk menghindari cedera. (Wakil Presiden Milan Adriano) Galliani marah kepada saya setelah beberapa insiden dan dia membuat saya mengerti bahwa saya harus berubah," jelasnya.
"Milan adalah kesempatan besar saya dan saya tak boleh menyia-nyiakan itu semua karena klub malam, mobil, dan gangguan lainnya. Saya harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi pemain penting di Milan," kata Niang.
(mfi/nds)










































