Zanetti baru saja menjalani operasi untuk memulihkan cedera otot Achilles yang didapat saat memperkuat Inter menghadapi Palermo akhir pekan kemarin. Cedera tersebut membuat pesepakbola 39 tahun itu harus menepi selama enam bulan.
Terkait cedera yang dialami kapten Inter itu, Moggi mendoakan Zanetti cepat pulih dan bisa kembali ke lapangan. Namun di saat bersamaan dia juga menyinggung Zanetti terkait dengan skandal Calciopoli, di mana Inter selama ini ditudingnya juga terlibat namun tak pernah dapat sanksi sebagaimana Juventus dan AC Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimanapun, saya ingin memberi saran padanya di beberapa bulan mendatang untuk mempelajari bukti-bukti dari pengadilan Calciopoli daripada mempercayai apa yang dikatakan Massimo Moratti padanya," lanjut Moggi.
Moggi, yang adalah mantan Direktur Juventus, dianggap jadi sosok kunci skandal Calciopoli yang mencuat di tahun 2006 lalu. Skandal pengaturan pertandingan yang melibatkan wasit itu juga terkait dengan beberapa klub Seri A, termasuk Juventus yang terdegradasi dan Milan yang dihukum pemotongan poin.
Moggi dalam beberapa kesempatan menyebut kalau Inter sebenarnya juga terkait dalam skandal yang sama. Namun pengadilan tak pernah menjatuhkan hukuman padanya.
"Itu mungkin tidak ada bedanya, karena pemain asal Argentina itu (Zanetti) mungkin dipaksa untuk berakting, sehingga dia bisa mengisi posisi (Giacinto) Facchetti di klubnya," seru Moggi lagi.
Facchetti adalah mantan presiden Inter, sebelum dia meninggal dunia di tahun 2006. Komisi Disiplin FIGC telah menemukan bukti berupa rekaman pembicaraan telepon kalau Facchetti juga terlibat dalam pengaturan pertandingan dan bisa dikenakan tuduhan penipuan dalam olahraga. Namun kasusnya dianggap sudah kedaluwarasa.
(din/roz)











































