Total 70 persen saham Inter baru saja dilepas Moratti kepada International Sports Capital (ISC), sebuah perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki oleh tiga pengusaha Indonesia: Erick Thohir, Rosan Roeslani, dan Handy Soetedjo.
"Saya pikir sejarah Inter akan diperkaya berkat mitra-mitra internasional kami, yang saya yakin, akan berkontribusi kepada serangkaian kesuksesan. Antusiasme dan pragmatisme dari para mitra baru sudah pasti menjadi sebuah jaminan untuk masa depan," kata Moratti di situs Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dan keluarga akan meneruskan kisah luar biasa ini bersama dengan Erick, Rosan, dan Handy, melalui pengabdian dan kasih sayang yang mengingat kami kepada klub dan juga para pendukung Inter," papar Moratti.
Erick Thohir merupakan seorang pengusaha yang juga pendiri dan ketua Mahaka Group. Ia banyak bergerak di bidang media dan hiburan, termasuk televisi, radio, dan surat kabar. Di dunia olahraga nama Erick sudah tak asing lagi. Ia merupakan salah satu pemilik klub Major League Soccer (MLS) DC United, Wakil Presiden Komite Olimpiade Indonesia, dan Chef de Mission kontingen Indonesia di Olimpiade London 2012.
Sosok Rosan Roeslani amat dikenal oleh kalangan pebisnis Indonesia. Selain eksis sebagai seorang investor yang banyak memfokuskan pada sektor-sektor strategis termasuk perbankan dan keuangan, infrastruktur, real estate, dan pariwisata, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Perbankan dan Finansial di Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Di dunia olahraga, Roeslani sebelum ini turut memegang saham di DC United bersama-sama dengan Erick Thohir.
Sementara Handy Soetedjo adalah seorang pengusaha yang banyak bergerak dalam bidang investasi seperti batubara, minyak dan gas, real estate, dan berbagai perusahaan media. Soetedjo adalah mitra Thohir di Mahaka Group dan ikut terlibat dalam pembelian tim NBA Philadelphia 76ers di tahun 2011.
(krs/cas)











































