Menjamu Livorno di Giuseppe Meazza, Minggu (10/11/2013) dinihari WIB, Inter baru membuka keunggulan di menit ke-23 lewat gol bunuh diri Francesco Bardi. Meski terus mendominasi, tim tuan rumah baru memastikan kemenangan 2-0 lewat gol Yuto Nagatomo di penghujung babak kedua.
"Dengan cara kami bermain di Udine, saya mengharapkan sesuatu yang lebih bersemangat dari tim saya. Kami tidak cukup tajam dan selalu tertinggal dari Livorno dalam perebutan bola, semetara kami kadang membuat kesalahan di belakang," ujar Mazzarri kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini juga menandai comeback Zanetti usai absen selama enam bulan karena cedera achilles tendon. Pesepakbola berusia 40 tahun itu masuk di menit ke-82 menggantikan Saphir Taider.
Meski cuma bermain selama 10 menit, Zanetti langsung memberi kontribusi signifikan. Dia yang mengawali serangan Inter yang berujung pada gol Nagatomo.
Mazzarri pun gembira dengan penampilan yang ditunjukkan oleh Zanetti itu. Dia pun berharap para pemain Inter bisa belajar dari pemain yang sudah membela Inter selama 18 tahun itu.
"Zanetti punya sesuatu yang spesial dan Anda bisa melihat mengapa dia adalah juara kelas dunia," lanjut Mazzarri.
"Ketika tim kesulitan, dia masuk selama 10 menit dan memberi setiap pemain ketenangan. Kembali bermain di usianya setelah absen begitu lama dan langsung percaya diri adalah luar biasa."
"Saya berkonsentrasi membantu tim ini berkembang, karena kami punya banyak pemain muda. Mereka harus melihat 10 menit Zanetti bermain dan belajar bagaimana menjadi seorang juara," lugasnya.
(nds/mfi)











































