AS Roma kembali harus puas memetik hasil imbang setelah ditahan Sassuolo 1-1. Ini merupakan kali kedua secara beruntun 'Serigala Ibukota' bermain seri setelah akhir pekan lalu juga berimbang 1-1 lawan Torino.
Bermain di Stadion Olimpico, Minggu (11/11/2013) malam WIB, Roma mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 64% berbanding 36% sebagaimana dicatat situs Whoscored.
Namun demikian, justru Sassuolo yang mencatatkan lebih banyak peluang dengan tujuh tendangan tepat target dari 11 upaya. Sementara Roma hanya punya enam sepakan yang mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendatipun cuma menuai hasil seri, Roma masih kokoh di puncak klasemen dengan nilai 32 dari 12 laga, unggul empat poin dari Napoli dan Juventus yang baru bermain 11 kali. Satu poin ini juga memperpanjang catatan tak terkalahkan Roma sejak awal musim.
Jalannya Pertandingan
Meski memulai laga dengan mendominasi, Roma justru yang pertama mendapatkan tekanan berbahaya.
Pada menit ke-7, umpan Miralem Pjanic berhasil dicuri gelandang Sassuolo Domenico Berardi yang lantas melakukan tembakan dari luar kotak penalti. Namun upayanya bisa diantisipasi dengan baik oleh Morgan de Sanctis.
Hanya semenit berselang ancaman kembali datang, kali ini lewat Marcello Gazzola menerima umpan Berardi. Peluang Sassuolo ini juga sukses ditahan De Sanctis.
Kendati demikian, Romalah yang pada akhirnya memperoleh keunggulan di menit ke-19. Melakukan umpan satu-dua dengan Pjanic, Florenzi mengakhirinya dengan sepakan mengarah ke tiang jauh. Namun bola masih dapat dijangkau kiper Sassuolo Gianluca Pegolo.
Beruntung bagi Roma, bola pantulan yang niatnya dibuang oleh Alessandro Longhi justru masuk ke gawangnya sendiri dan mengubah skor.
Sassuolo beberapa kali mencoba membalas lewat sepakan Antonio Floro Flores dari luar kotak penalti, yakni pada menit ke-23 dan ke-41. Namun dua-duanya bisa diamankan oleh De Sanctis.
Roma sempat membuat sebuah peluang bagus jelang turun minum. Adem Ljajic melepaskan sebuah tendangan dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Pjanic, tapi masih mampu ditepis Pegolo.
Ljajic kembali memperoleh peluang emas di menit ke-60. Menerima umpan jauh dari Florenzi, Ljajic berhasil memenangi duel badan dengan pemain belakang Sassuolo dan tinggal menghadapi Pegolo. Upayanya gagal setelah diblok kiper 32 tahun tersebut.
Pada menit ke-74, Roma berkesempatan menambah gol lewat Ljajic. Melakukan penetrasi di bagian kiri kotak penalti, Ljajic sempat melewati dua pemain belakang namun eksekusinya lagi-lagi dimentahkan oleh Pegolo.
Roma berbalik tertekan pada menit ke-85. Floro Flores mendapatkan umpan terobosan dan lepas dari penjagaan hingga tinggal berhadapan dengan De Sanctis. Tapi ia gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol setelah sepakannya ditepis.
Roma menebus kecerobohan mereka yang nyaris berbuah kebobolan dengan dua peluang bagus di menit ke-86 lewat Caprari dan ke-87 melalui Ljajic.
Melalui serangan balik, Gianluca Caprari membawa bola hingga sepertiga akhir lapangan dan melepaskan tendangan jarak jauh yang keras. Upayanya mampu dinetralisir oleh Pegolo.
Demikian juga peluang Ljajic yang kembali berada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper. Peluang pemain Serbia ini mampu dimentahkan dengan gemilang oleh Pegolo.
Roma akhirnnya harus kehilangan tiga angka yang sudah di depan mata, setelah Berardi menjebol gawang mereka di masa injury time menyusul sebuah kemelut di kotak penalti De Sanctis.
Susunan pemain
Roma: De Sanctis, Maicon, Burdisso, Castan, Balzaretti, De Rossi, Pjanic (Caprari 76'), Strootman, Florenzi (Marquinho 84'), Borriello (Bradley 33'), Ljajic
Sassuolo: Pegolo; Antei, Bianco, Acerbi; Gazzola (Kurtic 72'), Marrone, Magnanelli (Zaza 77'), Longhi; Berardi, Floro Flores, Missiroli (Farias 64')
(raw/krs)











































