Llorente menuntaskan kepindahannya ke Juve pada bursa transfer musim panas lalu. Di awal penampilannya untuk jawara Serie A tersebut, penyerang Spanyol berusia 28 tahun itu seperti kesulitan unjuk kemampuan. Hal ini bahkan sempat membuat masa depannya Juve sempat diselubungi spekulasi.
Akan tetapi, Llorente kemudian menggebrak di beberapa laga terakhir. Dalam laga lawan Livorno di giornata lalu, misalnya, saat ia membukukan satu gol dan satu assist dalam kemenangan 2-0 untuk Juve. Total dalam dua penampilan terakhirnya di Serie A, Llorente pun mengemas 2 gol dan 1 assist.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Tevez merupakan partner yang ideal untuk Llorente. Tevez dan Llorente mengingatkan saya kepada diri saya dan Alessandro Del Piero," puji Trezeguet awal pekan ini.
Tengah pekan lalu, saat Juve memetik kemenangan 3-1 atas FC Kopenhagen di Liga Champions, Llorente pun mendapat pujian dari rekan satu timnya sendiri, Leonardo Bonucci. Kendatipun tak bikin gol, Llorente dinilai mampu merepotkan barisan pertahanan lawan yang tampil dengan strategi "parkir bus".
"Copenhagen berusaha bertahan dengan 10 pemain di belakang bola. Dalam beberapa tahun terakhir kami memainkan sepakbola cantik, tapi kami mengubahnya untuk menghadapi lawan tertentu. Saat kami memainkan bola atas, Llorente sudah pasti jadi senjata kami yang paling efektif," sanjungnya di Inside Spanish Football.
Kini publik Juventus Stadium akan menanti kontribusi berikutnya dari Llorente saat menjamu Udinese, Senin (2/12/2013) dinihari WIB. Laga ini sendiri berpotensi menyajikan sejumlah gol mengingat tiga pertemuan terakhir kedua tim memunculkan 10 gol, dengan ketiga laga itu seluruhnya dimenangi 'Nyonya Tua'--sebagaimana dicatat Opta.
(krs/krs)











































