Napoli terlempar dari Liga Champions dengan cara yang menyakitkan. Mereka mengumpulkan 12 poin dari enam pertandingan, sama dengan yang diraih Borussia Dortmund dan Arsenal. Tapi, karena kalah head-to-head dan selisih gol dari dua rivalnya itu, mereka gagal lolos ke babak 16 besar dan harus turun kasta ke Liga Europa.
Pada pertandingan terakhir di fase grup, Kamis (12/12/2013) dinihari WIB, Napoli menang 2-0 atas Arsenal. Tapi, hasil itu tak cukup untuk meloloskan mereka karena di tempat lain Dortmund mengalahkan Marseille 2-1.
"Kami tahu bahwa kami berada di grup yang paling sulit. Jadi, kami harus menang dan mengharapkan hasil bagus dari Marseille," ucap pemain Napoli, Jose Callejon, kepada stasiun radio Onda Cero.
"Sayangnya, Borussia mencetak gol beberapa saat sebelum akhir laga. Kami marah dan merasa tak berdaya, tapi meninggalkan kompetisi ini dengan kepala tegak," tambahnya.
"Sangat disayangkan karena di grup lain ada tim-tim yang lolos dengan enam atau delapan poin, sementara kami tersingkir meski punya 12 poin," kata mantan pemain Real Madrid ini.
Gagal di Liga Champions, Napoli kini akan berusaha mengejar hasil maksimal di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Europa. Mereka yakin punya masa depan yang bagus.
"Kami harus melihat ke masa depan dengan optimisme. Kami ingin tampil bagus di Serie A dan melaju jauh di Coppa Italia dan Liga Europa," ujar Callejon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil ini akan memberi pengalaman kepada para pemain untuk sebuah proyek yang harus berkembang. Kami baru saja memulai dan tidak berharap memenangi segalanya tahun ini," katanya.
(mfi/krs)










































