Sejak diambil alih oleh Thohir di bulan November lalu, Inter masih seret kemenangan. Dari delapan pertandingan di semua kompetisi yang sudah dimainkan di era Thohir, La Beneamata cuma menang dua kali, imbang dan kalah masing-masing tiga kali.
Di dua pertandingan terakhir, Inter justru meraih hasil negatif. Setelah kalah dari Lazio di Liga Italia, Esteban Cambiasso dkk. kembali menelan kekalahan dari Udinese di ajang Coppa Italia dan harus tersingkir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai fans, kecewa karena kalah di dua pertandingan itu normal, begitu juga saya," ucap Thohir kepada Inter Channel seperti dikutip Football Italia.
"Saya yakin tim ini punya prospek yang bagus, tapi kami harus menemukan keseimbangan yang tepat. Kami mencari beberapa pemain, negosiasi sedang berjalan dan kami akan mencoba untuk mendapatkan mereka," lanjutnya.
"Rencana yang kami miliki untuk membangun kembali tim ini butuh dua atau tiga tahun, jadi kami sekarang ada di periode transisi. Saya pikir kami akan lebih baik musim ini daripada yang lalu dan kami akan mencoba untuk tampil lebih baik."
"Saya bukan Superman, jadi saya belum bisa melakukan sebanyak itu sejauh ini. Rencana saya adalah membuat Inter menjadi klub yang sehat, mendampingi tim selama masa transisi ini dan terbuka ke pasar internasional jadi kami punya pendukung lebih banyak di luar Italia," kata Thohir.
Hasil tak memuaskan yang didapat Inter juga membuat Walter Mazzarri berada dalam sorotan. Tapi Thohir menegaskan bahwa dia masih menaruh kepercayaan pada mantan pelatih Napoli itu.
"Walter Mazzarri adalah pelatih yang sempurna untuk Inter saat ini. Kami saling mempercayai," katanya menambahkan.
(nds/cas)











































