Seedorf Fokus ke Hal-hal Positif dari Hasil Seri Milan

Seedorf Fokus ke Hal-hal Positif dari Hasil Seri Milan

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 02 Feb 2014 07:11 WIB
Seedorf Fokus ke Hal-hal Positif dari Hasil Seri Milan
Getty Images/Claudio Villa
Milan - AC Milan tak kuasa meraih hasil maksimal ketika menjamu Torino. Tetap berpikir positif, Allenatore Milan Clarence Seedorf menilai ada peningkatan pada performa timnya.

Di San Siro, Minggu (2/2/2014) dinihari WIB, Milan tertinggal lebih dulu dari gol Ciro Immobile di menit ke-17. Empat menit memasui babak kedua, barulah Rossoneri bisa merespons dan menyamakan kedudukan melalui gol Adil Rami. Skor jadi 1-1.

Sampai peluit akhir dibunyikan tidak ada lagi gol tambahan walaupun Milan secara umum tampil dominan. Menurut ESPN, selain unggul penguasaan bola 62% berbanding 38%, Milan juga mampu melepaskan 23 tembakan meskipun cuma enam di antaranya yang tepat sasaran. Torino sendiri cuma enam tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat peningkatan, dan saat ini penting untuk fokus pada hal-hal positif dan apa yang dapat kami lakukan untuk membuatnya jadi lebih baik," tegas Seedorf di Football Italia.

Hasil itu membuat rekam jejak Seedorf di Milan menjadi dua kemenangan (atas Verona dan Cagliari), satu kekalahan (dari Udinese di Coppa Italia), dan hasil imbang lawan Torino.

"Sebelum pertandingan saya mengatakan bahwa tim Giampiero Ventura amat sangat terorganisir dan kita melihatnya lagi malam ini. Untuk tim saya sendiri, kami sedikit lebih sabar di babak kedua dalam memanfaatkan lebar lapangan dan itu jadi pembeda," tutur Seedorf.

Perkara memanfaatkan lebar lapangan itu sendiri memang tampak jadi perhatian Seedorf yang di tepi lapangan berulang kali terlihat meminta Keisuke Honda dan Robinho main lebih melebar.

"Di babak pertama Torino masih bermain sedikit ke dalam jadi Honda berusaha merangsek masuk, tapi Anda harus melebarkan permainan untuk bikin pertahanan lawan tidak terlalu menumpuk. Itu butuh kesabaran dan para pemain saya memiliki hal tersebut usai jeda, memaksa lawan untuk bergerak," jelasnya.

(krs/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads