Tak ada lagi nama Marco Branca di jajaran manajemen Inter Milan, setelah petinggi klub itu memutuskan mencopot Branca dari jabatannya sebagai direktur teknik klub.
Masa depan Branca di Inter sebenarnya sudah dispekulasikan sejak kasus transfer Fredy Guarin ke Juventus yang akhirnya dibatalkan oleh Erick Thohir, karena desakan dari fans yang mengecam langkah klub itu.
Dikabarkan bahwa Branca dan tim urusan transfer klub saat itu tak meminta izin ke Thohir, untuk melakukan pertukaran Guarin dengan Mirko Vucinic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil Inter pun memutuskan untuk memberhentikan Branca dari jabatannya itu dan menunjuk Piero Ausilio sebagai penggantinya.
"FC Internazionale mengumumkan bahwa klub dan Mr Branca sudah sepakat untuk mengakhiri hubungan kerjasama," demikian pernyataan resmi Inter.
"FC Internazionale menunjuk Direktur Olahraga Piero Ausilio untuk mengisi posisi Direktur Teknik, yang secara langsung akan memberi laporan kepada Managing Director Marco Fassone."
"Klub berterima kasih kepada Marco Branca atas konstribusi pentingnya, pertama sebagai pemain dan lalu sebagai direktur, dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan."
"Mr Branca juga berterima kasih kepada klub atas kesempatan yang didapatnya selama beberapa tahun ini dan untuk hasil menggembirakan yang dicapai bersama. Dia juga mendoakan Inter dapat meraih sukses setinggi-tingginya di masa mendatang."
Branca yang kini berusia 49 tahun sempat berseragam biru-hitam selama dua musim, 1996-1998. Berposisi sebagai pemain depan, Branca sumbang 23 gol dari 52 penampilan.
(mrp/krs)










































