Milang tengah berada dalam laju buruk setelah menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Secara keseluruhan, tim arahan Clarence Seedorf itu cuma menang sekali dan kalah empat kali dari lima laga terakhir di semua kompetisi.
Tiga kekalahan beruntun itu didapat dari Juventus, Udinese, dan Atletico Madrid. Kekalahan yang terakhir -- 1-4 di kandang Atletico -- membuat Milan harus angkat koper dari Liga Champions setelah kalah dengan agregat 1-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parma sedang melaju dengan baik setelah tak terkalahkan dari 15 pertandingan terakhirnya di Serie A. Antonio Cassano dkk. mencatat delapan kemenangan dan tujuh hasil imbang.
Gialloblu pun terus mendekat ke zona Eropa. Duduk di peringkat enam dengan 43 poin, Parma cuma tertinggal satu angka dari Inter Milan yang ada di posisi kelima atau batas akhir zona Liga Europa.
Dalam tujuh pertemuan terakhir di Serie A, Milan masih dominan dengan memenangi lima laga di antaranya. Namun di pertemuan pertama lalu, Parma mampu menundukkan Milan dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan menjadi harga mati untuk Rossoneri. Pasalnya mereka masih berada di luar zona Eropa dengan duduk di peringkat 10 dan baru mengumpulkan 35 poin.
Sementara itu, Juventus berpeluang untuk terus mempertahankan keunggulannya di puncak klasemen. Bianconeri akan melawat ke markas Genoa. Menilik catatan pertemuan kedua tim, Juve diprediksi tak akan kesulitan untuk mengamankan tiga angka.
Juga berupaya untuk bangkit dari kekalahan adalah AS Roma yang akhir pekan lalu takluk dari Napoli. Kemenangan amat dibutuhkan oleh Giallorossi kala menjamu Udinese untuk menjaga posisinya di peringkat dua klasemen.
Dari pertandingan lainnya, Napoli akan meneruskan usaha mereka untuk mengejar posisi runner-up di markas Torino. Sementara Inter akan melakoni laga tandang di markas Hellas Verona dalam upayanya mempertahankan posisi di zona Eropa.
Jadwal Liga Italia giornata 28 selengkapnya bisa dilihat di sini.
(nds/rin)











































