Bermain di markas Genoa, Selasa (8/4/2014) dinihari WIB, Milan yang berada di bawah tekanan rumah berhasil membawa pulang poin penuh usai menang 2-1 lewat gol-gol Adel Taarabt dan Keisuke Honda, yang hanya bisa dibalas sekali oleh Marco Motta.
Kemenangan ketiga beruntun Milan di Serie A setelah sebelumnya menaklukkan Fiorentina dan Chievo Verona. Musim ini untuk pertama kalinya Rossoneri melakukan rentetan kemenangan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan di Liga Champions melainkan di Liga Europa, di mana Milan hanya berselisih lima angka dari Inter Milan di posisi kelima yang jadi batas akhir zona Eropa.
Dengan performa yang tengah menanjak lagi usai serangkaian hasil buruk, Milan jelas pede untuk bisa memenuhi target terakhir mereka musim ini. Tapi Seedorf buru-buru menepis anggapan itu.
"Liga Europa semakin mendekat, tapi banyak tim yang bersaing untuk posisi itu dan lebih dekat lagi ke sana. Jadi kami akan terus mempertahankan performa ini dan lihat apa yang akan terjadi," ujar Seedorf di Football Italia.
"Kami harus berpikir simpel dan pragmatis saat ini. Klub sudah menentukan target musim ini dan kami coba meraihnya. Di akhir musim, apakah kami meraihnya atau tidak, kami sudah bersiap untuk musim yang baru," sambungnya.
Pernyataan Seedorf terakhir seperti mengisyaratkan bahwa Milan sendiri sudah pasrah jika mereka harus bermain di kompetisi domestik saja musim depan, meski akan kehilangan banyak pemasukan yang selama ini diterima klub.
Tapi Seedorf tak mau berpikir soal hal lain di luar sepakbola dan berusaha membawa Milan tampil baik hingga akhir musim.
"Saya hanya tertarik untuk meraih poin sebanyak mungkin di akhir musim. Situasi ini tidak menguntungkan Milan, jadi kami hanya mencoba tampil lebih baik lagi dan tak menjadi jemawa," demikian dia.
(mrp/rin)











































