Sejak berakhirnya musim lalu, Conte telah meminta Juve untuk agresif di bursa transfer demi memperkuat skuat yang ada sekarang. Tujuannya jelas: meraih prestasi yang lebih baik di Liga Champions musim depan.
Akan tetapi, sampai saat ini keinginan Conte tersebut tak terpenuhi. Juve gagal mendapatkan Alexis Sanchez karena si pemain lebih memilih Arsenal. Sementara itu, Juan Iturbe yang juga mereka kejar belakangan malah merapat ke AS Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal inilah yang kabarnya membuat Conte marah kepada pihak klub, yang tidak sigap melindungi pemain-pemain pilarnya. Sebagai bentuk protes, pelatih berusia 44 tahun itu pun meletakkan jabatan pada Selasa (15/7/2014) atau dua hari setelah latihan pramusim Juve dimulai.
Mantan Direktur Juve, Luciano Moggi, menyebut Conte bisa saja mundur karena kebijakan transfer klub. Akan tetapi, Moggi juga tak heran kalau klub-klub Italia sulit menolak tawaran besar yang datang dari klub-klub Eropa yang lebih kaya.
"Bisa saja. Tapi, dengan tawaran senilai 50 juta euro, Anda harus menerimanya dan menemukan pengganti," kata Moggi di Football Italia.
"Sebuah klub harus melihat neraca karena saat ini kita melihat klub-klub bangkrut sepanjang waktu dan anggaran harus berjalan seiring dengan kebutuhan tim," ujarnya.
(mfi/rin)











































