Menez kembali merumput di Serie A setelah diangkut dari Paris St. Germain. Sebelumnya, winger berusia 27 tahun itu sempat tiga tahun membela AS Roma, yang menjadi awal mula terciptanya imej tersebut.
Selama berseragam Giallorossi, Menez pernah bersitegang dengan pelatihnya dulu, Vincenzo Montella sebelum dia dijual ke Paris St. Germain. Tiga tahun di sana, pria yang mengawali kariernya di Sochaux tersebut masih belum bisa jauh dari kontroversi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di level timnas pun, Menez turut terlibat kontroversi saat membela Prancis di Euro 2012. Menez dijatuhi larangan membela Prancis setelah bertengkar dengan seorang wasit pertandingan dan berselisih dengan kapten tim, Hugo Lloris.
"Apakah aku adalah seorang anak nakal? Fakta aku adalah seorang anak nakal adalah bohong," kata Menez yang dikutip Soccer Way.
"Orang-orang punya citra yang salah tentang aku dan aku ingin membuktikan bahwa aku adalah orang yang kalem di dalam dan luar lapangan. Aku tidak bilang aku selalu menjadi orang suci, tapi aku sudah dewasa sekarang dan aku merasa berbeda."
"Ketika di Roma, aku memang membuat dua atau tiga kesalahan dan aku sadar dengan kesalahan-kesalahan itu. Dan bagi siapa mengritikku, aku bisa bilang bahwa dalam dua musim pertamaku di PSG aku mampu mengemas hampir 20 gol dan 30 assist."
Musim lalu Milan terpuruk di urutan kedelapan papan klasemen Serie A. Menez bertekad mengembalikan ke jalurnya sekaligus kembali mendapatkan tempat di skuat Les Bleus.
"Ini bisa menjadi musimku. Tujuanku adalah membawa kami kembali ke Liga Champions dan memenangi sesuatu mengenakan kaus ini, serta kembali ke timnas," lugas Menez.
(rin/mfi)











































