Pelatih AS Roma Rudi Garcia menyayangkan keputusan wasit memberikan dua penalti untuk Juventus. Menurutnya, dua pelanggaran berujung penalti tersebut dilakukan di luar kotak terlarang.
Roma harus mengakui keunggulan Juve 2-3 kala bertandang ke Juventus Stadium, Minggu (5/10/2014) malam WIB. Dua gol Roma dicetak Francesco Totti dari titik putih dan sepakan Juan Iturbe. Sedangkan Juve mendapatkan dua penalti yang sukses dieksekusi Carlos Tevez dan ditutup gol tendangan voli Leonardo Bonucci.
Sorotan tajam mengarah kepada kepemimpinan wasit Gianluca Rocchi. Dua penalti yang diberikan kepada Juve dinilai tak layak. Penalti pertama diberikan setelah Maicon dianggap menyentuh bola dengan tangan, sementara tayangan ulang menunjukkan Maicon melakukannya sedikit di luar kotak penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cukup disayangkan bahwa di Turin, mereka membuat kotak penaltinya sedikit lebih besar," tukas Garcia terkait dua penalti ini kepada Sky Sport Italia.
Sementara penalti Roma didapatkan setelah Francesco Totti, yang sedang tanpa bola, ditubruk Stephan Lichtsteiner. Laga sendiri berjalan dengan tensi tinggi.
Garcia turut menjadi korban panasnya pertandingan setelah diusir ke tribun karena dianggap melecehkan kepemimpinan wasit. Pada prosesnya, dua pemain mendapatkan kartu merah masing-masing dari kedua tim yakni Kostas Manolas dan Alvaro Morata. Garcia menilai tekel Morata terhadap Manolas sedikit berbahaya, tapi respons Manolas juga diakui berlebihan.
"Tensinya sedikit terlalu banyak, tapi biasanya wasit mengendalikannya. Hal buruk bagi kami adalah tekel Morata yang sangat berbahaya menimbulkan reaksi Manolas. Tapi dia seharusnya tidak mencoba main hakim sendiri," tambahnya.
Demi meminimalisir kejadian seperti dua penalti di laga malam tadi, Garcia beranggapan bahwa penerapan teknologi diperlukan. Dengan begitu, kinerja wasit juga semakin ringan dan keputusan yang diambil bisa lebih tepat.
"Untuk wasit, saya bisa bilang ini waktunya kita membantu wasit. Gol hantu dan mencari tahu apakah pelanggaran di dalam atau luar kotak penalti bisa ditentukan lewat penalti. Dan ini waktunya kita bantu wasit," sambung Garcia.
"Teknologi akan mampu memberikan Anda ukuran sampai sentimeter, di dalam atau di luar karena kami di abad 21 sekarang. Ketika Anda lihat Maicon dari atas tribun, Anda bisa melihat bolanya di luar kotak penalti," demikian dia sebagaimana dilansir Football Italia.
(raw/din)











































