sepakbola

'Pemecatan Mazzarri Sesuai Penilaian Objektif'

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis

'Pemecatan Mazzarri Sesuai Penilaian Objektif'


- detikSepakbola

Marco Luzzani - Inter/Getty Images
Marco Luzzani - Inter/Getty Images
Milan - Inter Milan melepas Walter Mazzarri pertengahan November ini. Menurut Presiden klub Erick Thohir keputusan mencopot jabatan Mazzarri dari kursinya itu adalah sebuah penilaian objektif.

Mazzarri harus meletakkan jabatan sebagai allenatore Inter pada 14 November. Artinya hanya 19 bulan dia bersama-sama Inter. Pelatih 53 tahun itu didatangkan pada akhir Mei 2013 untuk menggantikan Andrea Stramaccioni yang juga dinilai kurang oke. Inter tampil lumayan di musim pertama Mazzarri. Manajemen pun mengapresiasi dengan perpanjangan kontrak yang artinya dia diikat La beneamata hingga 2016.

Tapi belum juga musim kedua meyelesaikan paruh waktu kompetisi, kinerja mantan pelatih Napoli itu ditendang. Kinerjanaya dinilai tak oke. Inter terseok di peringkat kesembilan dengan koleksi 16 poin dari pekan ke-11. Mereka berjarak 12 poin dari Juventus yang jadi pemuncak klasemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajemen mengambil keputusan cepat. Mazzarri dipecat dan tak butuh waktu lama untuk mendatangkan Roberto Mancini sebagai pengganti.

"Penting kalau pelatih mempunyai keyakinan dan loyalitas kepada tim. Musim lalu, Mazzarri mampu mengantarkan tim ke kancah Eropa, so kami memperpanjang kontrak dia," kata Erick seperti dikutip Football Italia.

"Tapi, seperti yang saya bilang, kami membutuhkan hasil, tujuan kami Eropa. Dan dia salah satu pelatih dalam sepakbola Italia, tapi ketika suatu kali hasilnya stagnan, kami sebagai direktur harus menyatakan penilaian secara objektif.

"Ini bukan keputusan saya seorang diri, ini dibuat oleh seluruh Inter. Saya tak percaya ada penurunan respek kepada Mazzarri. Kami selalu mendukung dia dan juga meminta semua orang untuk mendukung Mancini," tutur dia.


(fem/fem)











Hide Ads