Gelandang AS Roma Miralem Pjanic menilai timnya tampil benar-benar tangguh atas Inter Milan. Pjanic merasa tak pernah ada ancaman berarti dari Inter sepanjang pertandingan.
Roma sukses menundukkan Inter 4-2 di Olimpico, Senin (1/12/2014) dinihari WIB. Sempat saling berbalas gol, di mana Gervinho dan Jose Holebas membawa tuan rumah unggul yang kemudian direspons Andrea Ranocchia dan Pablo Osvaldo, Roma lantas memastikan kemenangan melalui dua gol Pjanic.
Statistik lansiran whoscored menunjukkan dalam penguasaan bola, kedua tim sejatinya relatif seimbang dengan perbandingan 52%-48 untuk sedikit keunggulan Roma. Namun soal kreasi peluang, anak asuh Rudi Garcia unggul cukup jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pjanic menilai Inter sebenarnya tak pernah benar-benar memberikan bahaya untuk timnya. Dua gol yang bersarang di gawang Morgan de Sanctis pun dianggap seharusnya bisa dihindari. Gol pertama Nerazzurri tercipta lewat skema sepak pojok di mana Davide Astori kalah duel dengan Andrea Ranocchia, sementara gol kedua tercipta karena bola berbelok setelah membentur Astori.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah malam yang sulit, karena Inter tidak memberikan banyak masalah untuk kami. Kalaupun iya, kami menciptakan sendiri masalah untuk kami dengan dua gol yang bisa dihindari dan membuang-buang peluang di lini depan," kata Pjanic kepada Sky Sport Italia.
"Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak malam ini, tapi Inter tak pernah benar-benar superior terhadap kami. Kami jauh lebih tangguh malam ini daripada mereka," ungkap gelandang Bosnia Herzegovina itu seperti dikutip Football Italia.
Kemenangan atas Inter membuat Roma tetap menempel Juventus di puncak klasemen. Mengoleksi nilai 31, Giallorossi berjarak tiga poin dari Juve.
(raw/nds)











































