Ada Apa dengan Inter ?
Senin, 24 Jan 2005 14:45 WIB
Jakarta - Inter Milan hanya mengais satu poin dari tamunya Chievo hari Sabtu kemarin. Skuad besutan Roberto Mancini pun semakin menguatkan predikatnya sebagai Tim spesialis seri musim ini. Ada apa dengan Inter?Kode bahaya harus dinyalakan Inter Milan. Tertinggal 15 poin dari pimpinan klasemen Juventus dan hanya selisih satu poin dari peringkat kelima Sampdoria, mesti diperhatikan oleh I Nerazzurri. Dari 20 kali bertanding, 14 laga diantaranya harus diakhiri dengan skor imbang, sedangkan 6 pertandingan lainnya berhasil dimenangkan tim yang bermarkas di Giuseppe Meazza ini.Apa sih masalah utama Internazionale ? Kualitas pemain yang menghuni tim ini tidak usah diragukan lagi. Bahkan sebagian besar personilnya termasuk anggota tim nasional negaranya masing-masing. Di bawah mistar gawang berdiri Francesco Toldo, Javier Zanetti koordinator di lini belakang, Dejan Stankovic di lini tengah dan duet goalgetter kawakan Christian Vieri dan Adriano. Permasalahan utama tim yang di-support penuh oleh pabrik ban Pirelli itu, adalah lini belakang. Francesco Toldo telah kebobolan 27 gol dan Marco Materazzi dkk dianggap sering kecolongan penyerang lawan. Hal inilah yang memupuskan harapan Inter Milan untuk selalu dapat menambah tiga poin guna memperbaiki peringkatnya di Seri A. Selain itu, Mancini juga mengkritik lini tengahnya. Wawancara Mancini dengan Football Italia beberapa waktu lalu menegaskan bahwa timnya hanya terpaku serangan dari lini tengah, tidak ada improvisasi untuk memulai serangan dari sayap kiri maupun kanan. Meski memiliki Alvaro Recoba yang akurat dalam shooting dan crossing dengan kaki kirinya, Van Der Meyde yang cepat dalam akselerasi, Emre Belogzolu yang terkenal lincah dan cerdik, namun kebuntuan di lini depan masih terjadi.Sementara Presiden Inter, Massimo Morrati lewat Inter.it, Minggu (23/1/2005) melihat agresivitas pemainnya sangat kurang. "Para pemain banyak terlihat bingung daripada konsentrasi di pertandingan." Komentar Morrati ini beralasan. Banyak gol yang tercipta karena kurang konsentrasi para pemainnya. Ini juga sekaligus merupakan pekerjaan rumah bagi Mancini guna segera membenahi skuadnya.Mantan pelatih Lazio ini harus juga harus memperbaiki timnya dalam konsentrasi, mental, dan teknik bermain. Mendatangkan pemain baru untuk mengisi posisi yang dianggap kurang bagus juga bukan solusi yang baik.Apapun langkah manajemen, yang jelas Inter tidak boleh kehilangan poinlagi. Bertahan di zona Champions, atau bahkan merebut Scudetto harus ditanamkan Mancini kepada anak asuhnya. (key/)











































