Roma Ditahan Imbang 10 Pemain Milan

Roma Ditahan Imbang 10 Pemain Milan

- Sepakbola
Minggu, 21 Des 2014 04:44 WIB
Roma Ditahan Imbang 10 Pemain Milan
AFP/FILIPPO MONTEFORTE
Roma -

AS Roma gagal memanfaatkan keunggulan pemain atas AC Milan yang harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-70. Laga di Olimpico, Minggu (21/12/2014) dinihari WIB itu berakhir imbang 0-0.

Roma tampil dominan dalam penguasaan bola sejak awal, sementara Milan lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan-serangan cepat. Kedua tim saling menciptakan peluang namun tak ada yang berbuah hasil.

Tuan rumah punya keuntungan jumlah pemain saat Pablo Armero menerima kartu kuning kedua di menit ke-70. Meski mengurung pertahanan Rossoneri di sisa waktu, anak-anak ibukota justru kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara keseluruhan, Roma unggul penguasaan bola 62%-38%. Namun Milan lebih banyak mengancam gawang secara langsung. Total sembilan tembakan dilepaskan dengan tujuh tepat sasaran, sementara Roma punya 16 percobaan tapi hanya lima yang mengarah gawang.

Hasil imbang ini jadi sebuah kerugian untuk Roma karena jarak dengan Juventus di puncak klasemen kembali lebar. Giallorossi saat ini mengoleksi nilai 36 dari 16 laga, tertinggal tiga poin dari Juve dengan jumlah pertandingan yang sama.

Sementara Milan tertahan di urutan tujuh dengan 25 angka dari 16 pekan. Posisi anak asuh Filippo Inzaghi masih berpeluang diambil alih Fiorentina yang belum memainkan laga ke-16.

Jalannya Pertandingan

Peluang pertama di laga ini jadi milik Milan, saat waktu baru menunjukkan menit kedua. Keisuke Honda melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti mengarah ke pojok kanan gawang Roma. Morgan De Sanctis terbang untuk menepis bola.

Namun bahaya belum lewat dari gawang Roma. Bola muntah disambut Andrea Poli di sisi kanan di dalam kotak penalti. Dari sudut sempit Poli coba melakukan tendangan, berhasil ditahan De Sanctis.

Roma coba melakukan serangan balik di menit ke-10. Dari belakang, Maicon mengoper ke Gervinho. Sendirian Gervinho membawa bola memasuki sepertiga akhir, sebelum kemudian mencoba melakukan umpan satu-dua dengan Totti. Umpan terobosan dari Totti sukses diterima Gervinho di belakang garis pertahanan Milan, tapi wasit meniup peluit tanda offside.

Di menit ke-20, Roma mendapatkan sebuah kesempatan. Dari sisi kanan Maicon menusuk, kemudian menyodorkan bola ke Gervinho di dalam kotak penalti. Gervinho kemudian melepaskan umpan lambung ke tengah dan dusambut sundulan Alessandro Florenzi. Hanya mengarah tepat ke Diego Lopez.

Semenit berikutnya, Florenzi kembali menebar ancaman. Meloloskan diri dari jebakan offside, dia menerima umpan terobosan Totti di belakang pertahanan Milan. Namun sepakannya masih mampu dibelokkan ke luar lapangan oleh Philippe Mexes yang datang di saat tepat.

Dari sepak pojok yang dihasilkan, Roma menciptakan peluang lain. Tendangan Totti disambut sontekan Daniele De Rossi. Masih terlalu pelan sehingga mudah diamankan Lopez.

Di menit ke-25, Roma punya kesempatan dari bola mati di sisi kiri di depan kotak penalti. Totti maju sebagai eksekutor, mengarahkan bola keras langsung ke gawang. Lopez sigap menepis.

Empat menit kemudian giliran Gervinho menebar bahaya untuk Milan. Menerima umpan dari Seydou Keita di sisi kiri, Gervinho merangsek ke dalam kotak penalti melewati dua pemain dan melepaskan tendangan mendatar. Masih bisa diamankan oleh Lopez.

Sebuah tindakan berbahaya dilakukan De Sanctis di menit ke-34. Kiper 38 tahun ini jauh meninggalkan areanya untuk menyapu bola, tapi tendangannya malah mengarah ke Andrea Poli. Poli coba mengarahkan bola dari tengah lapangan ke gawang, beruntung bagi Roma tendangannya meleset.

Empat menit berikutnya, ancaman nyata benar-benar datang untuk tuan rumah. Dari jarak jauh, Mexes melepaskan tendangan keras mengarah ke pojok kiri atas. De Sanctis menunjukkan refleks cemerlang untuk terbang dan menepis bola. Tak ada peluang lain sampai babak pertama berakhir.

Milan kembali membuka peluang untuk babak kedua. Sepakan Menez di menit ke-51 meneruskan umpan Honda mengarah ke gawang, tapi masih mudah diamankan De Sanctis. Empat menit kemudian giliran Poli melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Masih tipis di sisi kiri gawang.

Milan melanjutkan tekanan di menit ke-57. Usai menerima umpan dari Menez, Giacomo Bonaventura mengarahkan tendangan mendatar dari sisi kiri kotak penalti. Cukup keras, tapi mampu ditahan oleh De Sanctis.

Menginjak menit ke-69, Milan harus bermain dengan 10 orang setelah Pablo Armero mendapatkan kartu kuning kedua. Armero sengaja menyentuh bola dengan tangan kala terlibat perebutan bola dengan Keita.

Roma kian dominan dalam penguasaan bola sejak Milan kehilangan satu pemain, namun tetap kesulitan membuat peluang.

Pada menit ke-83, Mapou Yanga-Mbiwa mengirimkan umpan silang dari sisi kiri ke kotak penalti. Lopez yang bermaksud memotong bola salah melakukan antisipasi dan berdiri terlalu jauh dari gawang. Bola kemudian jatuh di kaki Vasilis Torosidis. Alih-alih mengumpan ke depan gawang yang sudah kosong, bek kanan Roma itu memutuskan melepaskan tendangan voli dan melambung.

Sebuah peluang bagus didapatkan Roma di masa injury time. Gervinho melakukan umpan satu-dua dengan Keita dan berhasil mendapatkan ruang tembak di depan gawang. Tapi sontekan Gervinho masih bisa terbaca oleh Lopez sehingga gagal berbuah gol.

Pertandingan berakhir tanpa gol.

Susunan pemain:

Roma: De Sanctis; Maicon (Torosidis 81'), Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Keita, De Rossi (Destro 74'), Nainggolan; Florenzi (Ljajic 66'), Totti, Gervinho

Milan: Diego Lopez; Bonera, Zapata, Mexes, Armero; Montolivo, De Jong, Poli (Muntari 81'); Honda (Alex 73'), Menez (El Sharaawy 89'), Bonaventura

(raw/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads