sepakbola
Jelang Udinese vs Roma

Duel 438 Gol Totti vs Di Natale

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
Jelang Udinese vs Roma

Duel 438 Gol Totti vs Di Natale


- detikSepakbola

Getty Images
Getty Images
Jakarta -

Turin menggelar duel dua tim terbaik Italia saat Juventus dan Inter Milan berhadapan di awal 2015. Di Friuli, pertarungan antara dua pemain tersubur Serie A yang masih aktif akan dihelat: Francesco Totti vs Antonio di Natale.

Seperti halnya pendukung Roma yang akan sangat kehilangan jika Totti nantinya pensiun, suporter Udinese bakal merasakan hal yang sama jika Di Natale dalam beberapa musim ke depan memutuskan untuk gantung sepatu. Di Natale mungkin tidak 'sesakral' Totti, tapi Di Natale punya warisan besar buat Zebrette.

Pertemuan Roma dan Udinese, Selasa (6/1/2015) malam WIB nanti, menjadi menarik terkait keberadaan dua sosok ini - yang tercatat sebagai topskorer Serie A yang masih aktif bermain saat ini. Totti sudah membuat 237 gol di Serie A dan kini duduk di posisi dua daftar topskorer sepanjang masa Liga Italia, sementara dengan 201 gol Di Natale duduk di posisi delapan daftar yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sudah 37 tahun, kaki-kaki tua Di Natale masih jadi tumpuan Udinese di musim ini. Delapan gol sudah dibuat Di Natale, jumlah itu mendekati 50% total gol Udinese di 16 pertandingan. Pemain kelahiran Naples, 13 Oktober 1977, itu juga memuncaki daftar assist timnya dengan sudah membuat tiga sejauh ini.

Sejak melakukan debut di Udinese pada 2004 lalu, Di Natale sudah membuat 180 gol untuk tim tersebut. Dia berhasil menjaga reputasinya sebagai striker jempolan Italia dalam lima tahun terakhir dengan berturut-turut mencetak 29, 28, 23, 23, dan 17 gol.

Membaca angka statistik Di Natale yang lain akan semakin menunjukkan peran besarnya untuk Udinese. Udinese saat ini berada di papan tengah untuk urusan jumlah tembakan yang dilepaskan per laga, di mana 24% di antaranya jadi milik Di Natale. Udinese juga sukses meraiah empat kemenangan dari enam laga di mana Di Natale berhasil bikin gol.

Data-data tersebut pada saat bersamaan menjadi titik kelemahan Udinese. Untuk menghentikan Di Natale maka Roma cukup mematikan Di Natale. I Lupi beruntung karena Di Natale sudah dua tahun lebih tak menjebol gawang mereka, kali terakhir dia menjebol gawang Roma adalah pada Oktober 2012 - yang sekaligus menjadi kemenangan terakhir Udinese atas Roma.

Bagaimana dengan Totti? Usia yang sudah 38 tahun membuat jatah bermain Totti makin berkurang. Di musim ini dia dimainkan 11 kali dari 16 laga Serie A - di mana dia mencetak dua gol dan membuat empat assist.

Namun Totti menjalani perjuangan berat bersama Roma dalam setidaknya sebulan terakhir. Sejak digilas 1-7 oleh Bayern Munich di Liga Champions, skuat besutan Rudi Garcia cuma dapat lima kemenangan dari 12 pertandingan. Angka tersebut mungkin tidak terlalu buruk, namun fakta bahwa Roma gagal bikin gol di empat pertandingan dalam rangkaian itu menunjukkan mereka sedang dalam tren menurun.

Totti dan Roma bisa menghapus rangkaian buruk tersebut di awal 2015 ini. Terlepas dari Di Natale, Udinese adalah lawan sempurna buat Roma. Fakta bahwa Udinese sudah kemasukan 22 gol sejauh ini harusnya bisa membangkitkan selera mencetak gol 'Serigala Roma'.

"Pemain yang seharusnya Anda contoh adalah Totti. Dia sudah 38 tahun tapi dia masih seperti 27 tahun. Saya punya karier yang hebat dan semoga itu juga bisa berakhir hebat," sahut Di Natale di awal musim lalu saat ditanya soal usianya yang sudah tak lagi muda.


(din/mrp)











Hide Ads