Udinese menyerah 0-1 di Friuli, Selasa (6/1/2015) malam WIB, ketika menjamu Roma. Setidaknya ada dua kontroversi yang muncul di dalam pertandingan tersebut.
Yang pertama adalah mengenai gol tunggal di laga itu, dengan adanya perdebatan apakah bola hasil sundulan dari Davide Astori sudah sepenuhnya melewati garis gawang atau belum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Roma mestinya tidak butuh bantuan dari para wasit. Sayangnya mereka sudah terus menekan para wasit," kata Pozzo di Football Italia.
"Selama sekitar satu bulan Roma sudah terus-menerus membicarakan wasit, jadi mereka kini mulai menuai hasilnya. Mereka menciptakan sebuah sublimasi psikologis yang dimiliki beberapa wasit ke arah klub besar. Para pelatih menambahkannya dengan spekulasi dan segala macamnya. Mereka akan lebih baik jika bertindak lebih profesional karena kita butuh sepakbola untuk tenang dan tanpa histeria seperti ini.
"Kontroversi dan keluhan terus-menerus pada akhirnya akan mempengaruhi wasit dengan mental terbaik sekalipun, dan kita bicara soal wasit-wasit yang bagus. Oleh karena itu mari mengimbau semua pihak jadi lebih profesional. Ia mungkin orang Prancis, tapi tak ada alasan untuk bersikap tidak fair," sindirnya, terindikasi merujuk pada sosok Rudi Garcia yang melatih Roma.
(krs/roz)











































